Nabi Muhammad SAW Merupakan nabi terakhir yang diutus oleh Allah SWT untuk membimbing insan kearah jalan kebenaran.Tidak menyerupai umat nabi-nabi yang lain,umat Muhammad telah diperintahkan untuk mengerjakan sholat lima waktu setiap hari.Hal ini merupakan kelebihan dan anugerah Allah SWT Terhadap umat Nabi Muhammad.
Gambar diatas yaitu Musholla (Tempat Sholat) Malaikat Jibril 'Alaihissalam. Potongan-potongan marmer berwarna coklat (yang berada pada tembok Syadzarwan erat pintu Ka'bah) menandai daerah dimana malaikat Jibril mengajarkan Nabi SAW bagaimana tata cara berwudhu dan sholat.
Adapun sholat yang pertama kali Jibril ajarkan kepada baginda (SAW) yaitu sholat Dzuhur, yang mana awal waktunya yaitu ketika matahari tergelincir dari posisi zawal (matahari berada di tengah-tengah) yang berlangsung kira-kira 10 menit. Kemudian berturut-turut 'Ashar, Maghrib, 'Isya dan Shubuh. Malaikat Jibril mengajarkannya dalam dua hari. Hari pertama pada awal waktu sholat, dan hari kedua pada selesai waktu sholat.
Dalam kesempatan tersebut, malaikat Jibril berkata kepada baginda Nabi SAW: "Wahai Muhammad, ini yaitu waktu-waktu sholatnya para Nabi sebelum engkau, dan waktu yang ada diantara kedua waktu sholat ini" (HR. Abu Daud)
Tahukah anda? siapakah orang yang pertama kali mengerjakan sholat lima waktu? secara berurutan inilah nama-nama nabi yang pertama kali mengerjakan sholat lima waktu itu?
Riwayat ihwal sholat para Nabi yang menjadi peletak pertama awal didirikannya sholat yang lima waktu tersebut, sanggup kita rujuk kitab "Syarh Sullamul Munajah" karya Imam Nawawi al-Jawi al-Bantani at-Tanari, hal 88-89.
1). Sholat Shubuh.
Manusia pertama yang mengerjakan sholat shubuh yaitu Nabi Adam 'alaihissalam. Yaitu ketika ia keluar dari nirwana dan diturunkan ke bumi. Perkara pertama yang dilihatnya ialah kegelapan dan ia merasa takut yang teramat sangat. Ketika fajar shubuh telah keluar, Nabi Adam sholat dua roka'at.
Roka'at pertama : Tanda bersyukur alasannya ia terlepas dari kegelapan malam.
Roka'at kedua : Tanda bersyukur alasannya siang telah menjelma.
2). Sholat Dzuhur.
Manusia pertama yang mengerjakan sholat dzuhur yaitu Nabi Ibrohim 'alaihissalam. Yaitu tatkala Allahu SWT memerintahkan padanya biar menyembelih putranya yang berjulukan (nabi) Ismail 'alaihissalam, kemudian diganti dengan tebusan (berupa seekor kibas/domba). Seruan itu tiba pada waktu tergelincirnya matahari, kemudian sujudlah Nabi Ibrohim sebanyak empat kali.
Roka'at pertama : Tanda bersyukur atas penebusan tersebut.
Roka'at kedua : Tanda bersyukur alasannya lepasnya sedih cita ia atas anaknya.
Roka'at ketiga : Tanda bersyukur dan memohon akan keridhoan Allah SWT.
Roka'at keempat : Tanda bersyukur atas nikmat yang Allah berikan dengan sembelihan seekor kibas yang diturunkan dari syurga. Kibas itu merupakan qurbannya putra Nabi Adam, Habil.
3). Sholat 'Ashar
Manusia pertama yang mendirikan sholat 'Ashar yaitu Nabi yunus 'alaihissalam, ketika gres dikeluarkan oleh Allahu SWT dari perut ikan paus. Diceritakan bahwa ketika itu keadaan Nabi Yunus menyerupai burung tanpa bulu di sekujur tubuhnya.
Saat dalam perut ikan, Nabi Yunus berada dalam empat kegelapan, 1) kegelapan didalam usus perut ikan, 2) kegelapan di dasar lautan lepas, 3) kegelapan di dalam malam, dan 4) kegelapan dalam perut ikan.
Keluarnya Nabi Yunus itu bertepatan dengan waktu 'Ashar. Maka ia melaksanakan sholat empat roka'at sebagai rasa syukurnya kepada Allah alasannya keluar dari empat kegelapan tersebut.
4). Sholat Maghrib
Manusia pertama yang mendirikan sholat Maghrib yaitu Nabi 'Isa 'alaihissalam. Ketika ia dikeluarkan dari pergumulan kejahilan dan kebodohan kaumnya. Waktu keluarnya bertepatan dengan terbenamnya matahari. Maka Nabi 'Isa mendirikan sholat tiga roka'at.
Roka'at pertama : Untuk menafikan ketuhanan selain daripada Allah yang Maha Esa
Roka'at kedua : Untuk menafikan persangkaan terhadap ibundanya (Maryam) dari fitnah yang dilontarkan kaumnya.
Roka'at ketiga : Untuk meyakinkan kaumnya bahwa Tuhan itu hanya satu, yaitu Allah SWT semata-mata (tiada dua atau tiganya).
5). Sholat 'Isya
Adapun insan pertama yang mendirikan sholat 'Isya yaitu Nabi Musa 'alaihissalam. Yakni ketika ia tersesat dan mencari jalan keluar dari Negeri Madyan. Sedang pada ketika itu ia mengalami empat kesedihan, yaitu:
Kesedihan (karena penyakit yang diderita) istrinya tercinta.
Kesedihan atas (nasib) Nabi Harun, saudara (sepupunya).
Kesedihan atas tragedi alam yang menimpa anak-anaknya.
Kesedihan atas penyerangan Fir'aun (yang dzholim).
Allahu SWT melenyapkan empat kesedihannya itu dengan kesepakatan yang benar pada waktu 'Isya. Lalu, Nabi Musa mendirikan sholat empat roka'at sebagai tanda syukur kepada Allahu SWT atas hilangnya empat kesedihan tersebut.
Lalu bagaimana dengan baginda Nabi Muhammad SAW?
Diriwayatkan, bahwa orang yang pertama mendirikan sholat Witir (ganjil) yaitu baginda Nabi Muhammad SAW. Diterangkan dalam tafsir "at-Taisir" bahwa para pesuruh Allah, yakni para malaikat di langit berjumlah ganjil. Rosululloh SAW yaitu imam para Nabi ketika sholat di baitul Maqdis (Masjidil Aqsho) dan imam para malaikat ketika di Sidrotul Muntaha (alam langit). Maka nyatalah dengan itu semua, bahwa Nabi Muhammad SAW yaitu hamba Allah yang paling Mulia diantara penghuni langit dan bumi. Wallahu a'lam.
Orang pertama yang melaksanakan sholat
Gambar diatas yaitu Musholla (Tempat Sholat) Malaikat Jibril 'Alaihissalam. Potongan-potongan marmer berwarna coklat (yang berada pada tembok Syadzarwan erat pintu Ka'bah) menandai daerah dimana malaikat Jibril mengajarkan Nabi SAW bagaimana tata cara berwudhu dan sholat.
Adapun sholat yang pertama kali Jibril ajarkan kepada baginda (SAW) yaitu sholat Dzuhur, yang mana awal waktunya yaitu ketika matahari tergelincir dari posisi zawal (matahari berada di tengah-tengah) yang berlangsung kira-kira 10 menit. Kemudian berturut-turut 'Ashar, Maghrib, 'Isya dan Shubuh. Malaikat Jibril mengajarkannya dalam dua hari. Hari pertama pada awal waktu sholat, dan hari kedua pada selesai waktu sholat.
Dalam kesempatan tersebut, malaikat Jibril berkata kepada baginda Nabi SAW: "Wahai Muhammad, ini yaitu waktu-waktu sholatnya para Nabi sebelum engkau, dan waktu yang ada diantara kedua waktu sholat ini" (HR. Abu Daud)
Tahukah anda? siapakah orang yang pertama kali mengerjakan sholat lima waktu? secara berurutan inilah nama-nama nabi yang pertama kali mengerjakan sholat lima waktu itu?
Riwayat ihwal sholat para Nabi yang menjadi peletak pertama awal didirikannya sholat yang lima waktu tersebut, sanggup kita rujuk kitab "Syarh Sullamul Munajah" karya Imam Nawawi al-Jawi al-Bantani at-Tanari, hal 88-89.
1). Sholat Shubuh.
Manusia pertama yang mengerjakan sholat shubuh yaitu Nabi Adam 'alaihissalam. Yaitu ketika ia keluar dari nirwana dan diturunkan ke bumi. Perkara pertama yang dilihatnya ialah kegelapan dan ia merasa takut yang teramat sangat. Ketika fajar shubuh telah keluar, Nabi Adam sholat dua roka'at.
Roka'at pertama : Tanda bersyukur alasannya ia terlepas dari kegelapan malam.
Roka'at kedua : Tanda bersyukur alasannya siang telah menjelma.
2). Sholat Dzuhur.
Manusia pertama yang mengerjakan sholat dzuhur yaitu Nabi Ibrohim 'alaihissalam. Yaitu tatkala Allahu SWT memerintahkan padanya biar menyembelih putranya yang berjulukan (nabi) Ismail 'alaihissalam, kemudian diganti dengan tebusan (berupa seekor kibas/domba). Seruan itu tiba pada waktu tergelincirnya matahari, kemudian sujudlah Nabi Ibrohim sebanyak empat kali.
Roka'at pertama : Tanda bersyukur atas penebusan tersebut.
Roka'at kedua : Tanda bersyukur alasannya lepasnya sedih cita ia atas anaknya.
Roka'at ketiga : Tanda bersyukur dan memohon akan keridhoan Allah SWT.
Roka'at keempat : Tanda bersyukur atas nikmat yang Allah berikan dengan sembelihan seekor kibas yang diturunkan dari syurga. Kibas itu merupakan qurbannya putra Nabi Adam, Habil.
3). Sholat 'Ashar
Manusia pertama yang mendirikan sholat 'Ashar yaitu Nabi yunus 'alaihissalam, ketika gres dikeluarkan oleh Allahu SWT dari perut ikan paus. Diceritakan bahwa ketika itu keadaan Nabi Yunus menyerupai burung tanpa bulu di sekujur tubuhnya.
Saat dalam perut ikan, Nabi Yunus berada dalam empat kegelapan, 1) kegelapan didalam usus perut ikan, 2) kegelapan di dasar lautan lepas, 3) kegelapan di dalam malam, dan 4) kegelapan dalam perut ikan.
Keluarnya Nabi Yunus itu bertepatan dengan waktu 'Ashar. Maka ia melaksanakan sholat empat roka'at sebagai rasa syukurnya kepada Allah alasannya keluar dari empat kegelapan tersebut.
4). Sholat Maghrib
Manusia pertama yang mendirikan sholat Maghrib yaitu Nabi 'Isa 'alaihissalam. Ketika ia dikeluarkan dari pergumulan kejahilan dan kebodohan kaumnya. Waktu keluarnya bertepatan dengan terbenamnya matahari. Maka Nabi 'Isa mendirikan sholat tiga roka'at.
Roka'at pertama : Untuk menafikan ketuhanan selain daripada Allah yang Maha Esa
Roka'at kedua : Untuk menafikan persangkaan terhadap ibundanya (Maryam) dari fitnah yang dilontarkan kaumnya.
Roka'at ketiga : Untuk meyakinkan kaumnya bahwa Tuhan itu hanya satu, yaitu Allah SWT semata-mata (tiada dua atau tiganya).
5). Sholat 'Isya
Adapun insan pertama yang mendirikan sholat 'Isya yaitu Nabi Musa 'alaihissalam. Yakni ketika ia tersesat dan mencari jalan keluar dari Negeri Madyan. Sedang pada ketika itu ia mengalami empat kesedihan, yaitu:
Kesedihan (karena penyakit yang diderita) istrinya tercinta.
Kesedihan atas (nasib) Nabi Harun, saudara (sepupunya).
Kesedihan atas tragedi alam yang menimpa anak-anaknya.
Kesedihan atas penyerangan Fir'aun (yang dzholim).
Allahu SWT melenyapkan empat kesedihannya itu dengan kesepakatan yang benar pada waktu 'Isya. Lalu, Nabi Musa mendirikan sholat empat roka'at sebagai tanda syukur kepada Allahu SWT atas hilangnya empat kesedihan tersebut.
Lalu bagaimana dengan baginda Nabi Muhammad SAW?
Diriwayatkan, bahwa orang yang pertama mendirikan sholat Witir (ganjil) yaitu baginda Nabi Muhammad SAW. Diterangkan dalam tafsir "at-Taisir" bahwa para pesuruh Allah, yakni para malaikat di langit berjumlah ganjil. Rosululloh SAW yaitu imam para Nabi ketika sholat di baitul Maqdis (Masjidil Aqsho) dan imam para malaikat ketika di Sidrotul Muntaha (alam langit). Maka nyatalah dengan itu semua, bahwa Nabi Muhammad SAW yaitu hamba Allah yang paling Mulia diantara penghuni langit dan bumi. Wallahu a'lam.
Buat lebih berguna, kongsi:

