Nama Nirwana Dan Calon Penghuninya

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Surga dan Kriteria Calon Penghuninya - Surga ialah suatu daerah di alam darul abadi yang dipercaya oleh para penganut beberapa agama sebagai daerah berkumpulnya roh-roh insan yang semasa hidup di dunia berbuat kebajikan sesuai anutan agamanya.

 Surga ialah suatu daerah di alam darul abadi yang dipercaya oleh para penganut beberapa agam Nama Surga dan Calon Penghuninya

Dalam agama Islam, nirwana juga berarti kebun yang di dalamnya terdapat banyak pohon dan kurma. Sebagian ulama mengatakan,

“Tidaklah disebut jannah/surga dalam bahasa arab kecuali di dalamnya terdapat pohon kurma dan anggur”

Sebagian yang lain mengatakan, disebut surga/jannah lantaran lebatnya pohon yang ada di dalamnya dan ranting/dahannya memperlihatkan naungan bagi yang berada di bawahnya.

Dalam Al Alquran surat Muhammad (47) ayat 15, membuktikan citra perihal surga.

مَثَلُ الْجَنَّةِ الَّتِي وُعِدَ الْمُتَّقُونَ ۖ فِيهَا أَنْهَارٌ مِنْ مَاءٍ غَيْرِ آسِنٍ وَأَنْهَارٌ مِنْ لَبَنٍ لَمْ يَتَغَيَّرْ طَعْمُهُ وَأَنْهَارٌ مِنْ خَمْرٍ لَذَّةٍ لِلشَّارِبِينَ وَأَنْهَارٌ مِنْ عَسَلٍ مُصَفًّى ۖ وَلَهُمْ فِيهَا مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ وَمَغْفِرَةٌ مِنْ رَبِّهِمْ ۖ كَمَنْ هُوَ خَالِدٌ فِي النَّارِ وَسُقُوا مَاءً حَمِيمًا فَقَطَّعَ أَمْعَاءَهُمْ

"(Apakah) perumpamaan (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang yummy rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka, sama dengan orang yang kekal dalam jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya?"

Ayat dalam surat Muhammad ayat 15 tersebut memperlihatkan kepada kita orang yang beriman, bahwa nirwana ialah merupakan daerah bagi orang-orang yang nrimo dalam beribadah, orang yang beriman dan orang yang bertaqwa kepada Allah swt.

Allah SWT telah menyediakan nirwana bagi para wali-Nya. Allah Swt Ta’ala berfirman,

وَفِيهَا مَا تَشْتَهِيهِ الْأَنْفُسُ وَتَلَذُّ الْأَعْيُنُ وَأَنْتُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

“Dan di dalam nirwana itu terdapat segala apa yang diingini oleh hati dan sedap (dipandang) mata dan kau kekal di dalamnya".(QS. Az-Zukhruf: 71).

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan firman Allah dalam sebuah hadits qudsi:

أَعْدَدْتُ لِعِبَادِى الصَّالِحِينَ مَا لاَ عَيْنَ رَأَتْ، وَلاَ أُذُنَ سَمِعَتْ، وَلاَ خَطَرَ عَلَى قَلْبِ بَشَرٍ

“Aku telah menyediakan bagi hamba-hamba-Ku yang saleh kenikmatan yang belum pernah mata melihatnya, belum pernah indera pendengaran mendengarnya, dan belum pernah pula terbetik dalam kalbu manusia.” (Muttafaqun ‘alaihi).

Bentuk kenikmatan di nirwana yang juga dikabarkan oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam ialah berjumpa dan memandang wajah Allah. Bertemu dengan Allah yang menciptakannya dan ia sembah dan imani walaupun belum bertemu dengan-Nya. Inilah kenikmatan yang paling agung dan besar.

جَنَّتَانِ مِنْ فِضَّةٍ آنِيَتُهُمَا وَمَا فِيهِمَا، وَجَنَّتَانِ مِنْ ذَهَبٍ آنِيَتُهُمَا وَمَا فِيهِمَا، وَمَا بَيْنَ الْقَوْمِ وَبَيْنَ أَنْ يَنْظُرُوا إِلَى رَبِّهِمْ إِلاَّ رِدَاءُ الْكِبْرِ عَلَى وَجْهِهِ فِى جَنَّةِ عَدْنٍ

“Ada dua nirwana yang perabotnya dan segala isi di dalamnya terbuat dari perak, dan ada dua nirwana yang perabotnya dan segala isi di dalamnya terbuat dari emas. Tidak ada yang menghalangi suatu kaum untuk melihat Rabb mereka selain selendang keagungan di wajahnya pada nirwana ‘Adn.” (HR. Bukhari).

Kemudian di antara keadaan surga, ia ialah daerah yang bertingkat-tingkat sesuai dengan amalan seseorang. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

نَّ أَهْلَ الْجَنَّةِ يَتَرَاءَيُونَ أَهْلَ الْغُرَفِ مِنْ فَوْقِهِمْ كَمَا يَتَرَاءَيُونَ الْكَوْكَبَ الدُّرِّيَّ الْغَابِرَ فِي الأُفُقِ مِنَ الْمَشْرِقِ ، أَوِ الْمَغْرِبِ لِتَفَاضُلِ مَا بَيْنَهُمْ قَالُوا يَا رَسُولَ اللهِ تِلْكَ مَنَازِلُ الأَنْبِيَاءِ لاَ يَبْلُغُهَا غَيْرُهُمْ قَالَ بَلَى وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ رِجَالٌ آمَنُوا بِاللَّهِ وَصَدَّقُوا الْمُرْسَلِينَ

“Sesungguhnya penduduk nirwana akan saling melihat para penghuni kamar-kamar nirwana yang ada di atas mereka ibarat melihat bintang yang terang-benderang di ufuk timur atau barat, disebabkan adanya tingkatan para penghuni surga. Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah itukah rumah-rumah para nabi di nirwana yang tidak sanggup dicapai oleh selain mereka?” Beliau bersabda, “Bahkan, demi Allah yang jiwaku ada di tangan-Nya, mereka ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan membenarkan para Rasul.” (HR. al-Bukhari dan Muslim dari Abu Sa’id al-Khudri radhiyallahu’anhu)

Keadaan nirwana dan penduduknya yang berikutnya, dijelaskan dalam sebuah hadits dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam:

أَوَّلُ زُمْرَةٍ تَلِجُ الجَنَّةَ صُورَتُهُمْ عَلَى صُورَةِ القَمَرِ لَيْلَةَ البَدْرِ، لاَ يَبْصُقُونَ فِيهَا، وَلاَ يَمْتَخِطُونَ، وَلاَ يَتَغَوَّطُونَ، آنِيَتُهُمْ فِيهَا الذَّهَبُ، أَمْشَاطُهُمْ مِنَ الذَّهَبِ وَالفِضَّةِ، وَمَجَامِرُهُمُ الأَلُوَّةُ، وَرَشْحُهُمُ المِسْكُ، وَلِكُلِّ وَاحِدٍ مِنْهُمْ زَوْجَتَانِ، يُرَى مُخُّ سُوقِهِمَا مِنْ وَرَاءِ اللَّحْمِ مِنَ الحُسْنِ

“Kelompok pertama yang masuk surga, wajah mereka secerah bulan di malam purnama. Mereka tidak meludah, tidak berdahak, dan tidak buang air besar. Bejana mereka dari emas, sisir mereka dari emas dan perak. Dupa wewangian mereka berupa aluwah, keringat mereka bacin wangi, masing-masing mempunyai dua istri, dimana sumsum tulanng betisnya kelihatan di balik daging, lantaran cantiknya..” (HR. Bukhari, Muslim, dan yang lainnya).


Nama Surga beserta Calon Penghuninya

Berikut ini nama-nama nirwana beserta calon penghuninya

Surga Firdaus

Mengenai nirwana firdaus ini, dalam Al Qur’an, surat Al Kahfi, ayat 107, Allah swt. telah menegaskan:

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ كَانَتْ لَهُمْ جَنَّاتُ الْفِرْدَوْسِ نُزُ لاً

“sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh bagi mereka ialah ‘surga firdaus menjadi daerah tinggal”

Juga penegasanya dalam Al Qur’an, surat Al Mu’minuun, ayat 9-11.

وَالَّذِينَ هُمْ عَلَىٰ صَلَوَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ.أُولَٰئِكَ هُمُ الْوَارِثُونَ.الَّذِينَ يَرِثُونَ الْفِرْدَوْسَ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ.

“Dan orang-orang yang memelihara shalat: Mereka itu ialah orang – orang yang akan mewarisi (yaitu) yang bakal mewarisi nirwana firdaus, mereka kekal di dalamnya”.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata kepada Ummu Haritsah,

“Wahai Ummu Haritsah, bahwasanya di sana terdapat banyak Surga dan sungguh anakmu telah menerima Firdaus (Surga) yang paling tinggi.” (HR. Al-Bukhari No. 3982)

Surga Firdaus ini yang diperuntukkan bagi orang yang khusyuk sholatnya, menjauhkan diri dari perbuataan sia-sia, aktif menunaikan zakat, menjaga kemaluannya, memelihara amanah, menepati janji, dan memelihara sholatnya.

Surga Adn

Surga ‘Adn ini telah banyak sekali dijelaskan dalam Al Qur’an. yaitu sebagai berikut: Firman Allah swt. di dalam surat Thaaha, tepatnya ayat 76.

جَنَّاتُ عَدْنٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا اْلاَ نْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ وَذَٰلِكَ جَزَاءُ مَنْ تَزَكَّىٰ.

“(Yakni) nirwana ‘Adn yang dibawahnya mengalir sungai-sungai, didalamnya mereka kekal. dan itulah (merupakan) akibat bagi orang yang ( dalam keaddan ) higienis ( ketika didunianya dari aneka macam dosa )”.
Firman-nya lagi didalam surat Shaad, ayat 50 :

جَنَّاتِ عَدْنٍ مُفَتَّحَةً اْلاَ لَهُمُ بْوَابُ.


” (Yaitu) surga’Adn yang pintu – pintunya terbuka bagi mereka”

Surga Na’iim

Dalam Al Qur’an surat al Hajj, ayat 56. Allah swt. telah menegaskan :

الْمُلْكُ يَوْمَئِذٍ لِلَّهِ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ ۚ فَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فِي جَنَّاتِ النَّعِيمِ.

” Maka orang – orang beriman dan mengerjakan amal shaleh ada di dalam nirwana yang penuh kenikmatan”.
Firman-nya lagi dalam surat Al Luqman, ayat 8 :

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَهُمْ جَنَّاتُ النَّعِيمِ.

“Sesungguhnya orang – orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh, bagi mereka bakal menerima nirwana yang penuh kenikmatan”.

Surga Na'im ini diperuntukkan bagi orang-orang yang benar-benar bertakwa kepada Allah dan bersedekah shaleh.

Surga Ma’wa

Banyak sekali didalam Al Qur’an dijelaskan, antara lain :
Surat As Sajdah, ayat 19 Allah swt. menegaskan:

أَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فَلَهُمْ جَنَّاتُ الْمَأْوَىٰ نُزُلًا بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ.

“Adapun orang – orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh. maka bagi mereka menerima nirwana – nirwana daerah kediaman, merupakan pahala pada apa yang telah mereka:kerjakan”.
Firman-nya lagi didalam surat An Naazi’aat, ayat 41:

فَإِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوَىٰ

“Maka bahwasanya nirwana ma’wa-lah daerah tinggalnya”

Surga Darussalam

Mengenai nirwana Darussalam ini, telah banyak dijelaskan didalam Al Qur’an, diantaranya ialah : Dalam surat Yunus, ayat 25 :

وَاللَّهُ يَدْعُو إِلَىٰ دَارِ السَّلَامِ وَيَهْدِي مَنْ يَشَاءُ إِلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

“Dan Allah menyeru (manusia) ke Darussalam (yakni surga), dan memimpin orang yang dikhendaki-nya kepada jalan yang lurus”.

Sebagian ulama mengatakan, “Disebut darussalam lantaran nirwana ialah daerah yang terbebas dari hal yang kotor, hal yang membahayakan dan hal yang tidak disukai”. Pendapat yang lain menyampaikan artinya Darullah, lantaran As-Salam ialah salah satu nama Allah. Surga Darussalam ini diperuntukkan bagi orang yang besar lengan berkuasa imannya dan Islamnya, memperhatikan ayat-ayat Allah serta bersedekah shaleh.

Surga Daarul Muqoomah

Sesuai dengan penegasan allah swt. di dalam Al Qur’an, surat Faathir, ayat 34-35:

وَقَالُوا الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَذْهَبَ عَنَّا الْحَزَنَ ۖ إِنَّ رَبَّنَا لَغَفُورٌ شَكُورٌ.الَّذِي أَحَلَّنَا دَارَ الْمُقَامَةِ مِنْ فَضْلِهِ لَا يَمَسُّنَا فِيهَا نَصَبٌ وَلَا يَمَسُّنَا فِيهَا لُغُوبٌ

“Dan berkatalah mereka : Segala puji bagi allah yang telah menghapus (rasa) sedih cita dari kami. Sesungguhnya Tuhan kami ialah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri: Yang memberi daerah kami di dalam daerah yang kekal (surga) dan karunianya”

Surga Darul Muqamah ini diperuntukkan bagi orang yang bersyukur kepada Allah. Kata Darul Muaqaamah berarti suatu daerah tinggal dimana di dalamnya orang-orang tidak pernah merasa lelah dan tidak merasa lesu. Tempat ini diperuntukkan kepada orang-orang yang bersyukur

Surga Maqoomul Amiin

Sesuai dangan penegasan Allah swt. didalam Al Qur’an, surat Ad Dukhan, ayat 51:

إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي مَقَامٍ أَمِينٍ

“sesungguhnya orang – orang yang bertawakal tinggal didalam daerah yang kondusif (surga)”

Surga Maqoomul Amin ini diperuntukkan bagi orang-orang yang bertakwa. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam daerah yang aman

Surga Khuldi

Disebut dengan nama ini lantaran penduduk nirwana itu kekal berada di dalam surga, tidak berpindah posisi ke daerah yang lain, dan tidak mencari cari daerah lain selain surga.

Surga Khuldi ini diperuntukkan bagi orang yang taat menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangannya (orang-orang yang bertakwa)

Di dalam Al Qur’an tepatnya surat Al Furqaan, ayat 15, Allah swt. telah menegaskan :

قُلْ أَذَٰلِكَ خَيْرٌ أَمْ جَنَّةُ الْخُلْدِ الَّتِي وُعِدَ الْمُتَّقُونَ ۚ كَانَتْ لَهُمْ جَزَاءًوَمَصِيرًا

“Katakanlah : “Apa (siksa) yang ibarat itu yang baik, atau nirwana yang kekal, yang telah dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa, sebagai akibat dan kediaman kembali mereka”



Demikianlah klarifikasi singkat perihal tingkatan nirwana beserta calon penghuninya yang terdapat di dalam Al-Quran. Kita memohon kepada Allah SWT nirwana dan memberi taufik kepada kita untuk mengerjakan amalan-amalan yang mendekatkan kepadanya, baik perkataan maupun perbuatan. Mudah-mudahan citra nirwana dari nash-nash syariat ini, sanggup memberi semangat kepada kita untuk kembali ke kampung kita, kampung darul abadi dengan keberhasilan. Berhasil sebagai penghuni nirwana tanpa harus singgah di neraka terlebih dahulu. amin



Tonton juga youtube ceramah zainudin mz perihal nirwana dan calon penghuninya

Di Rangkum dari aneka macam sumber

Buat lebih berguna, kongsi:
close