Dengan RidhoNya Marilah kita berfikir sejenak siapakah yang diminta pertolongan oleh kita diasaat kita ditimpa Bencana? Siapa yang diminta sumbangan dikala kita diterpa Musibah? Siapa yang menjadi rujukan impian bagi Alam ini? Siapakah selalu disebutkan namanya oleh getaran lidah? Dialah Allah yang tidak ada Tuhan yang wajib disembah selain Allah, dan berDo'alah kepadanya, sampaikan semua ajakan kepadaNya, Tunggulah belas kasihNYa, nantikan kemenangan darinya, Keraskan bacaan namaNya, Berbaik sangka kepadaNya, gunakan semua waktumu untuk beribadah kepadaNya, lenyapkan pikiran Duniawi hingga alhasil anda pasti senang dan beruntung
Sahabat….. yang dimuliakan Allah, doa yakni masakan kita sehari-hari. Doa kita yakni untuk mengakibatkan diri kita lebih baik, penghilang nestapa, mencapai semua hasrat dan angan kita.
Dan Alhamdulillah ternyata doa itu gampang asalkan kita tahu caranya.
Ayo kita gunakan waktu kita untuk banyak berdoa sebelum semuanya terlambat.
Ayo kita jadikan diri kita sebagai pembawa rahmat dan berkah, Ayo kita berikan yang terbaik bagi diri kita dan orang lain. ETIKA BERDOA
1. Memuji Allah terlebih dahulu
Dengan tahmid, takbir, tasbih, membaca asmaul husna atai doa apa saja yang isinya memuji kebesaran dan kemulian Allah. Disunahkan pula membaca Shalawat sebelum berdoa:
“Setiap do'a akan terhalangi hingga orang tersebut membaca shalawat kepada Nabi.” (HR. Thabarani. Al-Albani menghasankan)
2. Taubat terlebih dahulu
Akui semua kesalahan yang pernah kita lakukan, Anjuran ini menurut kisah dalam Al-Qur’an wacana Nabi Yunus as:
"Bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, bahwasanya saya termasuk orang-orang yang berbuat zalim.” (QS. Al-Anbiya: 90)
3. Rendahkan diri ketika berdoa
Padukan hati, logika dan perilaku ketika berdoa sambil penuh khusuk, Kerendahan diri sanggup kita gambarkan ketika kita memelas meminta sesuatu dengan sangat, Dan hatipun sambil menjerit semoga dikabulkan.
Allah Swt berfirman:
“Dan mereka berdo'a kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka yakni orang-orang yang khusyu' kepada Kami.” (QS. Al-Anbiya: 90)
4. Hadirkan hati ketika berdoa
Artinya ketika lisan berdoa, ikutkan hati sambil menyimak apa yang diutarakan mulut. Jangan hingga lisan dan hati tidak singkron. Hati terus dipaksa untuk menjerit dan memelas.
Nabi Saw bersabda:
“Berdo'alah kepada Allah dan kalian yakin akan dikabulkan. Ketahuilah!, bahwasanya Allah tidak akan mendapatkan satu do'a dari hati yang lalai lagi lengah.” (Hadist Sahih)
5. Jelas dan tegas ketika berdo'a
Janganlah berdoa dengan main-main menyerupai tawaran Nabi Saw:
“Janganlah seseorang menyampaikan dalam do'anya: Ya Allah ampunilah saya bila Engkau menghendaki, Ya Allah berikanlah rahmat kepadaku bila Engkau menghendaki, hendaklah dia teguh dalam berdo'a alasannya perbuatan tersebut tidak dibenci.: (HR. Abu Daud, Hadist Sahih)
6. Berdo'alah di setiap kondisi
Banyaklah berdoa ketika dalam keadaan nyaman dan bahagia:
"Barangsiapa yang senang dikabulkan permohonannya pada dikala kritis dan ancaman maka hendaklah dia memperbanyak do'a dikala nyaman.”
7. Berdoalah dengan bunyi lembut
Dan cukup di dengarkan sendiri bila berdoa sendiri.
“Berdo'alah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan bunyi yang lembut.” (QS. Al’Araf: 55)
8. Mengulangi do'a tiga kali
Sebab Nabi Saw mengulangi do'anya tiga kali.(HR. Muslim)
9. Menghadap kiblat
Seperti diriwayatkan oleh Bukhari bahwa Rasulullah menghadap kiblat ketika berdoa. (HR. Bukhari)
10. Mencari waktu mustajab ketika berdoa
Misalnya ketika sujud dalam sholat, di antara adzan dan iqamah, saat-saat terakhir pada hari jum'at, ketika sahur dll
11. Mengangkat tangan ketika berdo'a
Rasulullah Saw bersabda:
"Sesungguhnya Tuhanmu-Yang Maha Suci dan Maha Tinggi bersifat aib dan mulia. Dia aib bila hambaNya mengangkat tangan dikala berdo'a kemudian menolaknya dengan tangan hampa dan kecewa". (HR. Abu Daud, Al Albani menyampaikan sanad nya Hasan)
12. Banyaklah berbakti kepada orang tua
Bakti kepada orang renta merupakan salah satu alasannya dikabulkannya do'a, sebagaimana diceritakan:
Dalam kisah Uwais Al-Qorni bahwa dia seorang yang berbakti kepada kedua orang tuanya. (HR. Muslim)
Juga kisah Ashabul Kahfi yang tertahan dalam sebuah gua yang lubangnya tersumbat oleh sebuah watu besar. (HR. Bukhari)
13. Memperbanyak ibadah-ibadah sunnah
Setelah mengerjakan shalat wajib yakni salah satu alasannya dikabulkannya do'a. (HR. Bukhari)
14. Memperbanyak amal soleh
Sebelum berdo'a atau sehabis berdoa, menyerupai sedekah, membantu kesulitan orang lain dll
15. Berwudhu sebelum berdo'a
Sebagaimana dijelaskan di dalam hadits bahwa Nabi Saw setelah selesai perang Hunain:
” Beliau minta air kemudian berwudhu, kemudian mengangkat kedua tangannya; dan saya melihat putih kulit ketiak beliau”. (Muttafaq’alaih).
16. Berdoa dengan maksud baik
Seseorang yang berdo'a harus baik dan bermanfaat seperti, disebutkan di dalam kisah Nabi Musa as:
"Berkata Musa: "Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku". Dan mudahkanlah untukku urusanku, supaya mereka mengerti perkataanku.” (QS. Tha ha: 25)
17. Ceritakan keluhan dan kebutuhan ketika berdoa
Keluhan dan banyak butuh ini yang diceritakan Qur’an wacana doa para Nabi. Diantaranya keluhan Nabi Ya’qub:
"Ya'qub menjawab: Sesungguhnya kepada Allah saya mengadukan kesusahan dan kesedihan dan saya mengetahui dari Allah apa yang kau tidak mengetahuinya.” (QS. Yusuf: 86)
Begitu pula keluhan Nabi Ayyub:
"Dan ingatlah kissah Ayyub, ketika dia meyeru Tuhannya: "(Ya Tuhanku), sesungguhya saya telah ditimpa penyakit dan Engkau yakni Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua yang Penyayang.” (QS. Al-Anbiya: 83)
18. Berdo'alah untuk diri sendiri terlebih dahulu seperti
"Ya Tuhan kami ampunilah kami dan saudara-saudara seiman yang telah mendahului kami. (QS. Al:-Hasyr: 5)
Rasulullah Saw sendiri bila menyebut nama seseorang untuk didoakan, dia memulainya untuk diri dia sendiri (Hadist Sahih).
19. Berdo'alah pula untuk yang lain
Seperti berdoa untuk orang tua, keluarga, teman, tetangga dan saudara seiman.
Seperti firman Allah Swt:
Dan mintalah ampunan bagi dosamu dan bagi dosa orang-orang mu'min, pria dan perempuan." (QS. Muhammad: 19)
Rasulullah Saw bersabda:
"Barangsiapa yang memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman, pria dan wanita maka Allah akan menulis baginya dengan setiap orang yang beriman tersebut kebaikan.” (Hadist Hasan)
20. Jangan bersajak, dan pergunakan kalimat jelas.
Ibnu Abbas pernah berkata kepada Ikrimah:
“Lihatlah sajak dari do`amu, kemudian hindarilah ia, lantaran bahwasanya saya memperhatikan Rasulullah Saw dan para shahabatnya tidak melaksanakan hal tersebut.” (HR. Bukhari)
21. Panggilah nama-nama Allah yang sesuai dengan kondisi si pendoa
Misalnya: “ Ya Allah Yang Maha Pengasih kasihilah aku.”
22. Ucapkan aamiin bagi orang mendengarnya.
23. Memohon semuanya kepada Allah
Baik dilema yang kecil sekalipun ataupun dilema yang berat dan besar:
“Mintalah kepada Allah Swt sendainya tidak memudahkan suatu urusan pasti dia tidak akan menjadi mudah.”
Ketahuilah Bahwa Do’a anda kepada Allah, merupakan bentuk lain sebuah penghambaan dan ketaatan yang dua kali lebih utama dari pada tercapainya hal yang dinginkan, seorang hamba yang menginginkan nilai indah suatu Do’a akan merasa puas, tidak akan bersedih, berduka, dan gelisah. Saya berharap apa yang anda harapkan dan Inginkan di Kabulkan Oleh Allah Swt.
Amin
Info layanan kami :
Di Doakan Secara Khusus Klik Disini » · Pengobatan Alternatif Penyakit Medis & Non Medis Klik Disini » · Terapi Air Hikmah Klik · Tasbih Laduni Klik Disini » · Menjadi Santri Online Al-Hikmah Nur Imani Klik · Ruwat Rumah & Kendaraan Klik · Ruqiyah Jarak Jauh Klik · Membuka Aura Diri Klik
Buat lebih berguna, kongsi:
